Marhaban Ramadhan




"Heyy, orang beriman,beriwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana
telah diwajibkan atas orang sebelum kamu, supaya kamu bertaqwa."(QS:
Al-Baqarah:183)



Bulan ramadhan telah menunggu, saatnya mencoba berhenti merokok?



Mungkin sudah kodratnya pecandu rokok, seperti halnya saya, tidak akan bisa berhenti
merokok jika hanya ditakut-takuti dengan menjelaskan bahaya menghisap
rokok yang seperti jelas-jelas tertera di bungkusnya: MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER SERANGAN JANTUNG
IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN

Saya juga tahu sebatang rokok mengandung:


  • Tar, substansi hidrokarbon yang lengket menempel di paru.
  • Nikotin, racun yang mengganggu peredaran darah. Dan karena
    sifatnya karsinogen, dapat memicu kanker.
  • Karbon monoksida yang membuat darah tidak mampu mengikat oksigen



Bahkan meski Fatwa Haram keluar dari MUI sekalipun tidak bisa menghentikan saya merokok.

Alasannya jelas: Ini paru paru adalah milik saya, maka apapun yang saya masukkan
kedalamnya adalah urusan saya. Seseorang atau siapapun tidak berhak melarang bahkan jika saya membuang sampah kedalam paru-paru saya.

Mengenai rokok, saya punya kesimpulan sendiri, dan jika ingin berhenti
adalah karena kemauan sendiri. Saya tahu bahkan Tuhanpun tidak rugi sedikitpun
apakah saya merokok atau tidak. Tidak ada yang kurang yang saya ambil atau perbuatan yang mengurangi martabatNya. Fakta bahwa Tuhan Maha Agung dan berkuasa dengan atau tanpa saya.



Satu hal yang berguna dan
seringkali terlupakan adalah pengguna rokok telah menyumbang lebih
dari 3 triliun rupiah buat kas negara setiap tahunnya. Cukuplah hal itu menggambarkan betapa banyak jasa "pahlawan" kas negara untuk negeri ini.
Memang terlihat aneh tapi seperti itulah otak saya yang cerdas itu mencernanya. Apa boleh buat kecerdasan saya cuma segitu gitunya.



Jimmy dan saya punya filosofi pula: merokok bisa menurunkan berat badan
yang pada gilirannya akan mengurangi resiko serangan jantung, impotensi dan
gangguan janin. Jimmy menyebutnya sebagai teori efek domino. Dan memang jika tujuh planet mengelilingi matahari
searah jarum jam, maka planet Venus dan Uranus berputar sebaliknya,
demikian pula saya dan Jimmy kadang kadang bertindak diluar kelaziman diluar kehendak orang pintar.



Kenapa bisa seperti itu adalah pertanyaan yang selalu muncul dari lubuk hati, sebuah panggilan dari alam suci, tepatnya sisa akal normal. Tetapi akal sehat seringkali dikalahkan oleh nafsu,
keinginan, tepatnya kecanduan.
Psikolog mengatakan, "Kita akan sampai pada tahap menikmati kepedihan jika penderitaan atau kesakitan menimpa kita berulang ulang, tidak penting apa atau siapapun pelakunya." Merokok pada akhirnya menuju pada adiktif.



Saya pernah berhenti merokok rentang enam bulan tahun kemarin. Dalam
masa itu tubuh saya menjadi sangat bugar dan perasaan sangat menyenangkan.
Hal itu tidak berlangsung lama sebelum akhirnya saya punya
keinginan merusak diri sendiri lagi. Otak syaraf saya yang paling rumit selalu mengassosiasi keadaan tertentu, seperti kesedihan,
kebuntuan dan stres dengan rokok. Itulah alasan saya mulai merokok
lagi.


Sampai hari ini kerinduan untuk mengulang "kejayaan" itu semakin kuat justru disaat menikmati kepulan asap rokok yang keluar masuk tenggorokan. Akan lebih kuat lagi ketika menjelang tidur, saat batuk demi batuk seolah jadi lagu pengantar keperaduan.



Pada akhirnya sebuah kesimpulan, saya harus bisa menyelamatkan diri
dari diri sendiri, seperti sebuah lagu: "Save me from my self."
Ternyata jika punya keinginan untuk berhenti merokok dibutuhkan tekat
kuat, aku tidak tahu apakah punya tekat yang mencukupi, tetapi
bersamaan mulainya puasa, mari saya coba lagi. Aku ingin berguna buat
diriku sendiri.



Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, sungguh penyayang, mewanti-wanti:
"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu kedalam kebinasaan." (QS:
Al-Baqarah:18).



Benar, Tuhan tidak sedang bicara tentang dirinya, Tuhanpun
senang jika aku bisa mengurus diri sendiri dengan baik dan benar.
Mantan kekasihku bilang,tepatnya bertanya, "Bagaimana mungkin kamu bisa mencintai aku sedang kamu tidak mencintai dirimu sendiri?" Mungkin dia benar.



Selamat datang ramadhan, saatnya berhenti merokok, Lagi..?




Catatan: Jika anda mencari cara aneh untuk menjelaskan hal,
disinilah tempatnya, From Black Hollow To Planet Kungfu adalah cara
melihat dunia dengan terbalik dan jungkir balik. Anda orang jujur seperti bayi lahir yang polos, bosan dengan cara
konvensional, atau senang gaya tulisan Postmodernistme? Mari gabung di sini.



Patut dibaca:
Membaca Isi Fikiran Nurdin M. Top...
Bazonggier

Bazonggier is a site where you find unique and professional blogger templates, Improve your blog now for free. Kapan Nikah?

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama